Monthly Archives: Agustus 2018

Sambutan Bapak Pimpinan Ponpes Modern Darel Azhar dalam HUT RI ke-73

قال الله في كتابه الكريم : وَلَا تَحْسَبَنَّ ٱلَّذِينَ قُتِلُوا۟ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ أَمْوَٰتًۢا ۚ بَلْ أَحْيَآءٌ عِندَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ

“Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.” (Ali Imran :169)

وكذا لك قال في أية أخرى وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

Dan orang-orang yang berjuang di jalan kami, maka sungguh kami benar benar memberi petunjuk (kemudahan) kepada jalan jalan kami, dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat ihsan.” (QS. Al Ankabut: 69)

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيد

Artinya: “Ingatlah tatkala Rabb kalian menetapkan: jika kalian bersyukur niscaya akan Ku tambah (nikmatku) pada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim : 7)

Suatu tasyakuran yang sangat mendalam bagi kita, dimana pada pagi hari ini kita dapat menyelenggarakan upacara atau apel dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-73.

Betapa beratnya bangsa Indonesia merebut kemerdekaan. Sejak tahun 1602 tepatnya pada bulan Maret, bangsa Belanda membentuk suatu perserikatan dagang yang disebut dengan VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Awalnya perserikatan dagang ini dibentuk hanya untuk dagang semata. Namun lama kelamaan mereka merusak kedaulatan republik Indonesia. Bukan hanya dagang yang mereka lakukan, melainkan juga menyebarkan agama kristen di Indonesia, meski tujuan utama pada awalnya adalah mencari keuntungan perdagangan dengan cara menguasai kota-kota pelabuhan pusat perdagangan, menguasai daerah penghasil komoditas perdagaangan, dan meenerapkan monopoli perdagangan untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya, baik melalui perjanjian atau perdagangan.

Dimulai dari Cut Nyak Dien hingga Jendral Sudirman, mereka begitu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang tak mudah didapatkan begitu saja. Jendral Sudirman, walaupun menderita sakit paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya melawan Belanda. Ia merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. Ia selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air, bangsa, dan negara.

Kurang lebih 100 tahun sebelumnya, Pangeran diponegoro, pada tahun 1825 – 1830, ia memimpin perjuangan dengan segala tipu daya Belanda hingga akhirnya Pangeran diponegoro juga dibunuh oleh bangsa Belanda.

Betapa besar perjuangan para pejuang Indonesia dalam memperjuangkanTanah air sebelum dinyatakan merdeka oleh Ir Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945, tepatnya dihari Jum’at.

Apakah saat itu Belanda langsung pulang? Nyatanya tidak. Mereka melakukan pemberontakan pada tahun 1948 dengan upaya menanamkan kembali kekuasaannya di Indonesia.

Selain itu Jepang juga berusaha menduduki kekuasaan di Indonesia. Bahkan pada tahun 1948 bangsa Indonesia berada di ambang kehancuran. Namun hadirnya Sutomo, pahlawan Republik Indonesia dengan semangat takbir Allahu Akbar,,, Allahu Akbar beliau berpidato di RRI Surabaya. Hal ini mampu membangkitkan kembali semangat pasukan Indonesia untuk terus mempertahankan kemerdekaannya. Perjuangan dengan tumpah darah, bahkan tak sedikit diantaranya yang meninggal dunia. Dalam perjuangan tersebut bapak dari pimpinan ponpes modern Darel Azhar juga terlibat di dalamnya.

Melalui sejarah ini, kita dapat mengerti bahwasannya merebut kemerdekaan itu bukanlah suatu hal yang mudah. Begitu juga dengan mengisi kemerdekan ini bukanlah suatu hal yang mudah. Maka patutlah kita mengisinya dengan sebaik baiknya.

Umat Islam di Indonesia merupakan umat Islam yang terbesar di dunia. Harta dan kekayaannya juga melimpah ruah. Namun jika generasi muda Islam Indonesia saat ini hanya dicekoki dengan narkoba, film film porno serta adat adat asing yang tidak mendidik, maka tidak bisa bangsa ini dikatakan merdeka. Maka 14 abad yang lalu, Nabi Muhammad SAW, telah memperingatkan kepada kita semua.

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Hampir-hampir bangsa-bangsa (kafir) saling mengajak untuk memerangi kamu, sebagaimana orang-orang yang akan makan saling mengajak menuju piring besar mereka”, Seorang sahabat bertanya: “Apakah disebabkan dari sedikitnya kita pada hari itu?” Beliau menjawab: “Tidak, bahkan pada hari itu kamu banyak, tetapi kamu buih (sampah), seperti buih (sampah) banjir. Dan Allah akan menghilangkan rasa gentar (takut) dari dada (hati) musuhmu terhadap kamu. Dan Allah akan menimpakan wahn (kelemahan) di dalam hati kamu,” Seorang sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah wahn itu?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Cinta dunia dan takut menghadapi kematian”.

Maka diakhir sambutannya beliau menegaskan kepada seluruh santri selaku generasi penerus bangsa, Siapkah kita mengisi kemerdekaan ini dengan belajar bersungguh-sungguh? Siapkah kita untuk terus mempertahankan kemerdekaan Indonesia?

InsyaAllah kemerdekaan Indonesia akan tetap jaya manakala pemuda pemudi Indonesia seperti pemuda pemudi Darel Azhar.

Allahu Akbar,,, ✊🏻✊🏻✊🏻

Sekpim