Icon ke-dua dalam menyambut Seperempat Abad Darel Azhar

Tak pernah ingin berhenti menebar kebaikan untuk warga Lebak khususnya dan ummat Islam umumnya, pondok pesantren modern Darel Azhar kembali memulai pembangunan Gedung Serba Guna atau disingkat GSG setelah pewakafan tanahnya beberapa bulan yang lalu.

Pembangunan gedung tersebut berada di samping TK dan PAUD Darel Azhar di atas tanah yang baru saja diwakafkan oleh Bapak Dr. KH. Ikhwan Hadiyyin, MM 4 bulan lalu saat ikrar wakaf tahap satu di laksanakan. Tercatat sebanyak 24 sertifikat tanah pesantren mencakup tanah yang digunakan untuk pembagunan GSG dan beberapa lahan tanah lainnya.

700 dumptruk tertulis rapih di bagian pembangunan guna mengurug tanah seluas 1800m2 dikarenakan kondisi tanah rawa yang penuh air. Merasa perlunya perencanaan yang matang untuk pembangunan GSG ini, bapak kyai mengundang warga sekitar komplek untuk turut rembuk bersama membahas sistem pembangunan serta harapan kedepannya.

Turut hadir ketua Rw 08/09 dan Rt 09 beserta 24 tokoh masyarakat membentuk kepanitian pembangunan drainase ini menambah semangat dalam mewujudkan Lebak Sehat.

Ditargetkan daya tampung GSG mencapai 2500 orang. Yang kemudian dapat digunakan sebagai sarana pertemuan, resepsi pernikahan, sarana olahraga dan pentas seni. Di sisi lain juga guna menjawab warga Rangkasbitung akan kebutuhannya atas gedung tersebut, karena tepat berada di jantung kota Rangkasbitung yang diapit 12 sekolah di komplek pendidikan serta 20 sekolah lainnya dalam radius 3 km.

Manfaat ini tentulah menjadi keberkahan bagi pondok pesantren Darel Azhar dan warga kota Rangkasbitung dalam menjalankan aktivitasnya.

Ustadz H. Suwandi, S.Ag, M.Pd, sebagai pimpinan proyek GSG telah mendatangkan 2 insinyur ahli kontruksi untuk merancang gedung yang indah dan kuat. Proses ini dibantu oleh seluruh staff pembangunan. Gedung Serba Guna ini juga sekaligus akan menjadi ikon Milad Darel Azhar yang ke-25. Sebab sudah selazimnya perhelatan akbar yang banyak manusia berkumpul, memerlukan gedung pertemuan sebagai sarana yang urgen. Oleh karena itu, selaku ketua panitia Milad Darel Azhar yang ke-25 ini, ustadz Akhmad Balya IM, S.Pd.I dan Ustadz A. Rifa’i Arif, M.Pd mengajak para alumni pesantren Darel Azhar, wali santri dan donatur Syaikhoh Maryam dari Kuwait untuk turut berperan aktif dalam pembangunannya.
GSG ini diperkirakan akan menghabiskan dana Rp 4 milyar. Dengan luas, panjang 50 m lebar 30m dan tinggi 12 m.
Dengan memohon Ridlo Allah swt, semoga aula ini telah selesai pembangunannya pada Maret tahun 2020 mendatang. Aamiin,,