Apel Pembukaan Tahun Ajaran baru

DAREL AZHAR– Gegap gempita langkah pemuda berkepala plontos menyiapkan upacara esok pagi. Tiang bendera, panggung, hingga background harus tertata rapih malam sebelum gladi.

Syahdunya suara perkusi menambah semarak upacara pembukaan tahun ajaran baru. Darel Azhar secara genetika ialah pesantren modern yang berhaluan kurikulum Pesantren Gontor. Maka tak aneh jika santrinya memiliki kultur yang identik seperti cukur abri kelas akhir kmi hingga etos kerjanya.

Satu malam pengasuhan dan bagian eskul berjibaku mempersiapkan miniatur apel tahunan yang tentunya dimonitor penuh oleh bapak kyai. Pasukan pengibar bendera yang gagah perkasa serta para santri baru kader muda pesantren ini terlihat antusias melaksanakan upacara terlebih dihadiri Lurah baru kawasan muara ciujung timur.

Penugasan tersebut ialah pendidikan nyata yang diimplementasikan oleh bapak kyai kepada para santri dan guru. _Tak ada rotan akarpun jadi, patah tumbuh hilang berganti, siap dipimpin & siap memimpin, berjasalah namun jangan minta jasa._ kristalisasi filosofi hidup merasuk benar ke sanubari para santri bukan hanya retorika.

Walau dalam suasana covid 19, bukan berarti Darel Azhar tidak memperhatikan protokol kesehatan. Masker serta social distancing tetap dilaksanakan. Banyaknya pengajaran online memiliki sejuta kekurangan namun pendidikan akhlak/budipekerti atau karakter itu bukan disampaikan dengan omongan apalagi online. Namun harus diaplikasikan langsung baik penugasan maupun pelatihan.

Langkah ini sunnah/tradisi institusi pesantren Darel Azhar sekaligus pendidikan nyata. Karena kesuksesan itu dimulai dari langkah pertama.

 

 

 

Sekpim 2020