146 Juta wakaf untuk Darel Azhar

DAREL AZHAR- Silaturahim walisantri bersama pimpinan dan asatidz di pondok pesantren Darel Azhar merupakan program tahunan yang bertujuan mempererat ukhuwah antara pondok pesantren dengan seluruh walisantri. Selain itu pertemuan ini diselenggarakan sebagai sinergi dalam memperkenalkan pondok pesantren dengan harapan seluruh walisantri turut meahami visi-misi dan atau arah serta tujuan pondok pesantren Darel Azhar.

Telah terlaksana silaturahim bersama walisantri tingkat Tsanawiyah pada sepekan yang lalu, 13 November 2020. Dan dilaksanakan kembali silaturahim bersama walisantri tingkat Aliyah pada Ahad, 22 November 2020.

Beberapa poin poin yang disampaikan dalam acara pertemuan kali ini antara lain; silaturahim dan perkenalan pondok pesantren, sosialisasi program Sipond (Sistem Informasi Pondok Pesantren), perihal pengabdian setamat belajar selama 4 atau 6 tahun di pondok dan pelelangan infaq tanah wakaf Darel Azhar.

Darel Azhar, dalam mendidik santrinya agar menjadi kader pemimpin yang berkualitas tak berhenti hanya selama santri tersebut menjadi santri. Lebih dari itu bahkan mendidik santri dalam masa pengabdian agar lebih berkualitas. Mengapa harus ada pengabdian? Jawabannya tak lain demi kebahagiaan dunia dan akhiratnya. Ada pepatah menyatakan bahwa tujuan hidup yang sesungguhnya bagi setiap manusia adalah mencapai kebahagiaan akhirat. Maka kuncinya adalah ilmu. Namun orang yg berilmu, setinggi apapun ilmunya tetap ia akan berada dalam kebingungan kecuali mereka yang beramal. Atau dalam falsafah lain menyebutkan ilmu tanpa amal bagaikan pohon tak berbuah. Disinilah alasan mengapa pendidikan pondok pesantren masih menganjurkan pengabdian meski sudah 6 tahun menimba ilmu menjadi santri. Maka harapan pondok pesantren semua santri siap untuk mengabdikan dirinya untuk masyarakat dan bersedia mengajarkan ilmunya di lembaga-lembaga pendidikan meski hanya satu tahun. Begitupula kepada wali wali santri diharapkan agar mendukung visi dan misi pondok dalam mencetak putra putrinya agar dapat beramal dengan ilmu yang mereka dapatkan selama menjadi santri.

Disisi lain Ponpes Modern Darel Azhar Rangkasbitung berasaskan sintesa universita Al Azhar Kairo Mesir yang memiliki jutaan hektar wakaf dan mengembangkannya menjadi pondasi perekonomian dan pendidikan. Al Azhar kairo bersama wakafnya mampu terus berkembang dengan sangat baik dalam masa yang sangat panjang. Maka atas dasar inilah pondok pesantren modern Darel Azhar Rangkasbitung yakin bahwa eksistensi pendidikan di pesantren ini akan terus berjalan walaupun estafeta kepemimpinan silih tumbuh dan berganti hingga ribuan tahun akan kekal dan abadi.

“Pelelangan infaq tanah wakaf ini dilakukan bukan atas dasar Darel Azhar meminta, melainkan kami bermaksud membuka peluang bagi seluruh walisantri untuk turut menabung hartanya agar kekal dunia akhirat serta memberikan jalan dalam meraih ridha Allah.” ujar Dr. KH. Ikhwan Hadiyyin, MM. bapak pimpinan PPM Darel Azhar dalam sambutannya.

Sebagaimana Islam telah menyediakan wakaf sebagai fasilitas umat yang ingin menjaga keberkahan dan kekekalan harta untuk taqarrub kepada Allah, serta menggapai kebaikan dan ridha-Nya. Wakaf adalah sedekah yang paling mulia dan bentuk perniagaan terbaik dengan Allah SWT. Sehingga Allah SWT menjanjikan pahala yang sangat besar bagi orang yang berwakaf, dengan melimpahkan aliran pahala dan kebaikannya sampai hari kiamat.

Allah SWT. Berfirman:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Kalian sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kalian menafkahkan sebagian harta yang kalian cintai dan apa saja yang kalian nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya” (Ali Imran 92).

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir tumbuh seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa saja yang Dia kehendaki, Dan Allah Maha Kuasa (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Qs Al-Baqarah 261).

Rasulullah SAW bersabda:

اِذَا مَاتَ ابْنَ ادَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ اِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ اَوْ عِلْمٍ يَنْتَفَعُ بِهِ اَوْ وَلَدِ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ

Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga (macam), yaitu: sedekah jariyah (yang mengalir terus), ilmu yang bermanfaat, dan anak shalih yang mendoakannya” (HR Muslim).

Merupakan suatu hal yang luar biasa, bahkan diluar dugaan bapak pimpinan bahwasannya antusias walisantri begitu besar terhadap penyelenggaraan pelelangan tanah wakaf tersebut. Telah terkumpul infaq walisantri tingkat Tsanwiyah sebesar Rp. 61.385.000 untuk perluasan wakaf ponpes Darel Azhar dan Rp. 51.205.000 Dari walisantri tingkat Aliyah. Jumlah infaq yang terkumpul dari wali santri sebesar Rp. 112.690.000. Sedangkan infaq dari pengurus badan wakaf sebesar Rp. 33.500.000. Sehingga total keseluruhan infaq untuk pengembangan wakaf Darel Azhar adalah sebesar Rp. 146.190.000,-

Semoga Allah meridhoi dan membalas setiap amal muhsinin yang turut menginfaqkan hartanya di jalan Allah SWT. Aamiin…